Identifikasi batuan dasar (bedrock) merupakan aspek penting dalam perencanaan pembangunan bendungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kedalaman dan karakteristik lapisan bawah permukaan menggunakan metode seismik refraksi. Survei dilakukan pada lintasan sepanjang 69 meter dengan konfigurasi 24 geofon berjarak 3 meter dan lima titik penembakan sumber energi. Data waktu tiba gelombang pertama (first break) diperoleh melalui perangkat lunak DOSBox dan diinterpretasi menggunakan Seisrefa untuk menghasilkan model kecepatan bawah permukaan. Hasil interpretasi menunjukkan keberadaan dua lapisan utama. Lapisan pertama memiliki kecepatan gelombang P sebesar 0,64 km/s, diinterpretasikan sebagai tanah lepas atau material vulkanik lapuk. Lapisan kedua memiliki kecepatan 2,5 km/s dengan kedalaman mencapai 12,5 meter, dan diidentifikasi sebagai batuan dasar yang sesuai dengan litologi Formasi Waturanda, yang tersusun atas breksi dan batupasir tufaan dari endapan laut dalam. Kesimpulannya, metode seismik refraksi efektif untuk memetakan struktur bawah permukaan dan mengidentifikasi batuan dasar. Namun, kondisi heterogen akibat lokasi pengukuran di tepi sungai memerlukan verifikasi tambahan dengan data bor atau uji SPT untuk memastikan ketebalan dan jenis lapisan.
-
Kajian Metode Geofisika Seismik Refraksi Untuk Karakterisasi Lapisan Tanah Dalam Penentuan Bedrock Area Bendungan
Wira Hadi Kusuma
Penerbit :
SCEJ - Sustainable Civil Engineering Journal
Tahun :
2025
Jurnal
Seismik
-
No Scan-
-
No Klasifikasi-
-
ISBN-
-
ISSN3063-668x
-
No Registrasi-
-
Lokasi TerbitMakassar
-
Jumlah Hal5
-
Label-
-
Versi DigitalYA
-
Versi FisikTIDAK
-
Lokasi Rak Buku Fisik//
-
Jumlah Exemplar Fisik Tersedia-