Polusi udara partikulat halus (PM2.5) merupakan ancaman kesehatan lingkungan utama di Jakarta. Meskipun pemantauan berbasis stasiun darat memberikan akurasi tinggi, keterbatasan jumlah sensor menyebabkan adanya celah informasi geospasial. Di sisi lain, data satelit Aerosol Optical Depth (AOD) menawarkan cakupan luas namun sering kali memiliki bias dalam merepresentasikan konsentrasi polutan di permukaan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan beban polusi udara di Jakarta secara geospasial dengan mengintegrasikan data satelit AOD (MODIS MCD19A2) dan data ground-station PM2.5 periode Desember 2022 hingga Maret 2025 untuk menentukan wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi.
-
Pemodelan Geospasial Beban Polusi Udara Jakarta: Integrasi Data AOD dan PM2.5 Untuk Menentukan Wilayah Dengan Tingkat Kerawanan Tertinggi
Marthin Abednego Gultom, Maran Gultom
Penerbit :
Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN)
Tahun :
2026
Jurnal
Polusi Geospasial Polusi Udara Meteorologi Klimatologi Geofisika
-
No Scan-
-
No Klasifikasi-
-
ISBN-
-
ISSN2808-1366
-
No Registrasi-
-
Lokasi Terbit-
-
Jumlah Hal10
-
Label-
-
Versi DigitalYA
-
Versi FisikTIDAK
-
Lokasi Rak Buku Fisik//
-
Jumlah Exemplar Fisik Tersedia-